Jumat, 01 Mei 2015

Latar Belakang Berdiriya Gerakan Mahasiswa Padang Lawas Utara GEMA PALUTA

Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode sepanjang perjalanan bangsa ini. Hal itu tentu saja beralasan mengingat bagai mana peranan mahasiswa yang selalu menjadi aktor perubahan dalam setiap momen-momen bersejarah perkembangan indonesia. Sejarah telah banyak mencatat mulai dari munculnya kebangkitan nasional hingga tragedi tahun 1998, mahasiswa selalu sebagai garda terdepan.
Beberapa tahun belakangan ini sudah banyak tercatat bahwa sudah beberapa kali mahasiswa menancapkan taji Intelektualitasnya secara aflikatif dalam memajukan bangsa ini dari masa penjajahan belenda, penjajahan jepang, masa pemberontakan PKI, masa orde lama hingga masa orde baru, peran mahasiswa tidak pernah absen dalam catatan penting.
Begitu juga dengan peranan mahasiswa yang berdomisili di daerah Kabupan Padang Lawas Utara (PALUTA) yang tidak asing dengan mahasiswa di daerah-daerah lain hal ini dapat di buktikan telah lama membentuk perkumpulan-perkumpulan mahasiswa           mulai dari sebelum jauh terbentuknya pemekaran Kabupaten Padang Lawas Utara bahwa perkumpulan mahasiswa sudah terbentuk sejak tanggal 16 mei 1999, Kontor Sekretariad JL. Mansyur. Universitas Sumadra Utara. Sebagai pendiri lahmudin siregar serta ketua umum atas nama Gerakan Mahasiswa Padang Lawas. (Wawan cara:  Lahmuddin siregar tgl 27,04,2015, 21’ 15’00 WIB)
Gerakan ini terbentuk atas pemikiran-pemikiran para intelektual muda oleh beberapa kalangan Mahasiswa dari beberapa kecamatan di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan di antaranya kecamatan Padang Bolak, Kecamatan Padang Lawas serta beberapa kecamatan lainnya.Yang bertujuan supaya masyarakat ikut serta merasakan  kesejahteraan pemekaran pemerintahan Kabupaten Tapanuli selatan.
Di samping itu perkumpulan Gerakan Mahasiswa Padang Lawas ini  terus berkembang serta berkontribusi terhadap masyarakat khususnya di daerah kecamatan, pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan, akan tetapi sesuai dengan terbentuknya UU No 37, 38 tahun 2007 tentang pemekaran daerah Padang Lawas Utara. Maka pergerakan mahasiswa Padang Lawas mengadakan mubes (Musawarah Besar) supaya selalu dapat memberikan kontribusi terhadap daerah pemekaran pada tahun 2008 Gerakan Mahasiswa Padang Lawas sesua dengan hasil  musawarah dan mufakat oleh beberapa pengurus sekretariad gerakan mahasiswa padang lawas terpisah menjadi dua yaitu Gerakan mahasiswa padang lawas yang di ketua i oleh Ansor harahap dan gerakan mahasiswa padang lawas utara di ketua i M. Ali Nazit hasibuan sesuai daerah asal masing-masing mahasiswa yang pemekaran pada tahun 2007. (Wawan cara: gusti putra hajoran siregar 27, 04, 2015, 20’00 WIB)
Maka setelah berdirinya gerakan mahasiswa padang lawas utara pada masa periode tahun 2008 – 2010 sebagai ketua umum M. Ali Nazid Hasibuan dengan sekretaris Gusti Putra Hajoran Siregar, seiring dengan berjalannya masa kepemimpinan pada tahun 2009 ketua umum M. Ali Nazid Hasibuan membuat pernyataan surat pengunduran diri terhadap seluruh sekretariad di karenakan beliau berperan aktif dalam hal lain maupun pemerintahan.
Lalu pergerakan mahasiswa gema paluta yang perdana dalam hal pemilu jujur di daerah kabupaten padang lawas utara masih di anggap aneh oleh masyarakat bahkan di jadikan sebagai ajeng tontonan karena aksi ‘demontrasi’ sebagian masyarakat belum tahu apa makna dan tujuan menyapaikan aspirasi terhadap pemerintahan daerah.
gerakan mahasiswa padang lawas utara selain dari pada tujuan utama dalam kesejahteraan rakyat juga memiliki visi agar rakyat merasakan arti pemekaran baik dalam sosial, ekonomi, maupun politik di derah pemekaran pemerintahan kabupaten padang lawas utara.



                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar