Dalam perjalanan hidup dihadapkann dengan keragaman cobaan yang datang menghampiri dalam perjalanan terkadang tanpa di sadari bahwa keluhan hidup itu keluar dari dalam hati, sekalipun itu terkadang terucap baik di hadapan banyak orang maupun terbendung dalam fikiran, padahal keluhan itu bukanlah satu-satunya jalan dalam memecahkan sebuah cobaan/tantangan yang datang, hanya melainkan bertawaqkal kepada allah sebagai sang pencipta untuk berserah diri kepadanya dengan mengharapkan ketenangan, serta mampu menjaga sebuah lisan dalam menghadapi suatu tantangan yang ada, kalau kita merenungkan setiap insan yang ada pasti memiliki hidup yang berbeda, besar kecilnya suatu cobaan yang telah di lalui sering dalam beranggapan bahwa itu bagaikan mimpi sekala nyata.
Sangat banyak orang yang memiliki tinggi akan kemauan tapi sangat sempit dalam perbuatan karena tertekan oleh material yang ada padahal itu bukanlah segalanya hanya saja sebagai sampel di depan mata sehingga membuat kita tertekan dalam kehidupan yang ada, padahal tulisan/ucapan sudah banya mengulaskan bahwa hidup adalah pilihan anda.
Gapai dan railah dia yang menjadi suatu cita-cita dalam hidupmu karena hanya kaulah yang memang betul-betul mampu mengemban amanah itu, hanya saja banyak orang mengedepankan menyerah meski belum masuk dalam ranah hal itu, tapi gunggung lah dia dengan patriot yang ada dengan membenahi kemampuan setia serta menyusuri jalur nya agar kamu menemui dia dengan mata hati yang sebenarnya.karena kesuksesanmu berujung dalam penggapainmu sebagai mana kamu menanggung jawapi sebuah amanah itu.
Jangan tergeroyok dalam kehidupan nyatamu karena kelum’rahan hidup sudah tercermin sunyi sebab si bodoh tinggi rasa ingin tahu, sedangkan si pintar menutupi yang tidak tahu, memang bagaikan mimpi memaknai rangkaian kata ini tapi fakta sangat jauh dari kata mimpi karena memang hal ini betul-betul terjadi, tapi bangkitlah untuk melawan keterpurukan, karena sudah banyak yang tersirat kepada penguasa memiliki kejuruan ahli bayangan segalanya.
An, Abadi Harahap